Erik ten Hag Bantah Julukan Manajer Ketat di Manchester United

Erik Ten Hag.

SUPERBOLA WEBSITE, 14 Januari 2024 – Manajer Manchester United, Erik ten Hag, dengan tegas membantah tuduhan bahwa dirinya terlalu ketat terhadap para pemainnya.

Terutama setelah terjadinya konflik dengan dua bintang utama, Cristiano Ronaldo dan Jadon Sancho.

Sancho baru-baru ini dipinjamkan ke Borussia Dortmund setelah diasingkan dari skuad utama pada bulan September lalu. Ini menjadi pusat perhatian dalam perdebatan ini.

Baca juga: Manchester City Bekuk Sheffield, Tanda Semakin Sulit Kalah

Ten Hag memberikan klarifikasi. Ia bilang konflik dengan Sancho bukanlah masalah disiplin, melainkan berkaitan dengan perilaku seorang profesional papan atas, mengutip Daily Mail.

“Kami membutuhkan pemain yang tidak hanya berbakat tetapi juga memiliki semangat, kepribadian, dan kesiapan untuk berjuang demi klub,” ujar Ten Hag.

Manchester United mengalami krisis cedera dan penurunan performa. Namun manajer asal Belanda itu tetap optimis.

Baca juga: Real Madrid Ultimatum Mbappe: Pindah atau Tetap di PSG

Dia menegaskan bahwa situasi ini sesuai dengan ekspektasinya. Klub berharap pemain kunci Luke Shaw, Lisandro Martinez, Casemiro, dan Harry Maguire segera pulih.

Dalam wawancara, Erik ten Hag juga mengakui munculnya bakat muda seperti Alejandro Garnacho dan Kobbie Mainoo sebagai sisi positif.

Dia berharap bakat-bakat muda ini dapat memberikan kontribusi positif selama periode sulit ini.

Manajer asal Belanda itu menekankan pentingnya pemain tidak hanya berkualitas tetapi juga memiliki karakter positif.

Ten Hag percaya kombinasi ini, Manchester United dapat bangkit dari keterpurukan dan mencapai hasil yang diinginkan di kompetisi domestik maupun internasional.

Baca juga: Zak Swanson Kembali Jalani Operasi Hernia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *